Tampilkan postingan dengan label Markplus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Markplus. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Februari 2022

Belajar Bahasa Jepang dengan Menyenangkan di Ikuzo Indonesia

 Salah satu tantangan untuk belajar di Jepang adalah Bahasa Jepang, karena tidak banyak orang jepang yang bisa berbahasa Inggris. Ya walaupun sebenarnya di Beppu, banyak orang jepang yang bisa berbahasa inggris. Tapi untuk menjiwai dan bisa merasakan suasana yang jepang sekali dan mengenal lebih detail tentang Jepang ada baiknya kita juga mempelajarinya.


Alhamdulillah sebelum berangkat ke Beppu, saya mendapat kesempatan untuk belajar di Ikuzo Indonesia. Ikuzo berasal dari Bahasa Jepang yang berarti, "Let's go!". Saya mendapatkan penawaran dari Ci Vera, pemilik dan pengagas dari Ikuzo Indonesia, beliau juga lulusan dari Ritsumeikan Asia Pacific University. Beliau sangat fokus dengan dunia Pendidikan, karena menurut beliau anak-anak di Indonesia mempunyai kemampuan yang luar biasa, jadi beliau memutuskan untuk bergerak di bidang yang disukai dan berkontribusi, hal ini terlihat banyaknya anak-anak yang belajar di sana memperoleh prestasi di luar.

Suasana Ikuzo, bagi yang senang dengan Jepang, ini menjadi ruangan yang menyenangkan
Belajar di Ikuzo Indonesia sangat menyenangkan, karena kita bisa belajar langsung dengan native speaker dari Jepang dan kita tidak hanya mempelajari grammar tetapi juga berdiskusi apa saja tentang Jepang, mulai dari kebudayaan, etos kerja dan masih banyak lagi. 

Bersama Ci Vera pemilik Ikuzo, istri saya dan Fukuda Sensei
Selain Bahasa Jepang, Ikuzo Indonesia juga mempunyai kelas membuat manga, komik khas jepang, kelas menjahit dan banyak sekali program pertukaran ke Jepang, karena Ikuzo memiliki banyak jaringan dengan pihak jepang. Selain itu ada banyak kegiatan menarik seperti festival, study tour dan workshop.

Jadi buat kamu yang ingin belajar Bahasa Jepang dan semua yang terkait dengan Jepang, langsung saja daftar atau mau berkunjung langsung ke Ikuzo Indonesia ya!.

Sabtu, 12 Februari 2022

Belajar Damai dari Jepang

Belajar Kanji Damai dari Haji Sensei

Jepang adalah negara yang masyarakatnya dikenal pekerja keras, disiplin, tertib dan selalu memperhatikan kesehatan dan kebersihan, ternyata juga memiliki prinsip hidup damai. 

Bagi orang Jepang perdamaian tidak hanya menjadi tugas pemerintah, mereka memulai dari diri dan lingkungannya. Ada sebuah kanji yang menjadi salah satu prinsip hidup mereka, Heiwa yang berarti damai. Salah satu kanji yang juga menjadi pilihan saya di kelas kaligrafi.

Tentunya kita masih ingat peristiwa bom atom yang diledakkan di Kota Hiroshima dan Nagasaki pada tahun 1945 yang menghancurkan kehidupan orang-orang Jepang di masa itu. Selama perang dunia kedua, Hiroshima dan Nagasaki yang terletak di sisi selatan Jepang menjadi sasaran utama pengeboman di masa itu.

Peristiwa kelam itu juga yang akhirnya membuat masyarakat Jepang berusaha untuk menjaga perdamaian, mereka sudah merasakan penderitaan yang luar biasa dan tidak ingin terulang lagi. Bagi mereka peperangan dan konflik hanya akan membawa kesensaraan dan penderitaan bagi kedua belah pihak. Karena itulah orang Jepang sangat berhati-hati untuk tidak menyakiti dan menjaga perasaan orang lain.

Mereka selalu menghormati orang lain dengan tradisi Ojigi, membungkukkan badan dan dengan menggunakan bahasa yang sopan dan halus atau yang dikenal dengan tradisi Aisatsu, mengucapkan permisi dan permintaan maaf dalam percakapan.

Saya berharap prinsip hidup damai ini bisa menjadi bagian dari kehidupan kita di Aceh dan Indonesia, terutama bagi generasi muda yang nantinya menjadi generasi penerus di masa depan.[]

Jumat, 11 Februari 2022

Hijrah Saputra Terpilih Menjadi Marketeers of The Year Markplus


BANDA ACEH – Pengusaha muda Aceh Hijrah Saputra menjadi salah satu penerima anugerah Marketeers of the Year 2015 untuk sektor Ekonomi Kreatif yang diselenggarakan MarkPlus, Inc di Banda Aceh pada Selasa, 7 April 2015 kemarin. Tahun lalu Hijrah juga menjadi pemenang untuk kategori Marketeer Techno Start Up Icon dalam event yang sama.

Pemuda kelahiran Sabang ini mengaku sangat senang dan bangga dengan penghargaan yang diperolehnya. Menurutnya ini adalah apresiasi atas apa yang dilakukannya selama ini.

“Apalagi dapat penghargaan dari perusahaan marketing terbesar di Asia,” kata Hijrah kepada portalsatu.com kemarin, Rabu, 8 April 2015.

Untuk menjadi nominator dalam event bertajuk Indonesia Wow ini, tim seleksi dari lembaga tersebut langsung mensurvey sendiri para kandidat yang akan diberi penghargaan. Industri kreatif yang dikelola Hijrah di bawah bendera Piyoh Design dinilai memberikan kontribusi besar untuk perubahan yang lebih baik.

“Nah, Piyoh sendiri dipilih karena katanya memberikan pengaruh positif untuk perkembangan ekonomi kreatif di Aceh,” kata pria yang pernah memenangkan MDGs Award tahun 2013 ini.

Selain aktif berwirausaha, lulusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Brawijaya ini juga aktif di kegiatan kepariwisataan, dunia marketing dan salah satu pendiri organisasi The Leader. Organisasi yang concern pada pengembangan bakat anak-anak muda. Selain itu, ia juga founder Rumah Kreatif Sabang serta penggerak Sabang Berkebun.

Selain penghargaan yang diperolehnya kemarin, ia pun mengakui bidang yang diminati selama ini membawanya menjadi pemenang Marketeer Techno Start Up Icon 2014, Runner Up My Selangor Story dan Wirausaha Muda Mandiri Kreatif di tahun 2013 serta Entrepreneur Writing Content 2011.

Ia juga mengatakan prospek bisnis anak muda di Aceh sekarang sangat besar sekali karena masih banyak permasalahan di Aceh.

“Berarti  masih banyak peluang yang bisa dikembangkan, masalah adalah peluang, yaitu bisa menghasilkan uang, dikata peluang sendiri ada kata uang di dalamnya,” katanya.

Dalam menjalankan usahanya ada nilai-nilai tertentu yang dianut Hijrah, ia ingin selalu menjadi orang yang bermanfaat. Dan yang paling terpenting adalah selalu melakukannya dengan ijin dan restu kedua orang tuanya.

Sebagai seorang pengusaha muslim, Hijrah juga tak pernah melalaikan salat wajib lima waktu. Ia juga rajin melakukan salat sunnah dhuha dan rajin bersedekah.[] (ihn)