Halloween jadi sebuah acara yang ditunggu-tunggu bagi sebagian besar orang Amerika Serikat, banyak rumah yang sudah mulai dihias dengan hiasan yang lucu hingga yang sangat menyeramkan. Halloween sendiri banyak versinya, ada yang mengatakan perayaan untuk menghormati orang yang telah meninggal ada juga yang mengatakan untuk merayakan hasil panen. Karena itu pula akhirnya, ada rumah yang memajang hal-hal yang menyeramkan, ada juga yang memajang jagung atau labu tanah atau malah ada yang menggabungkan keduanya.
Senin, 28 Februari 2022
YSEALI, Halloween Ala Pangeran Cambridge, New England
Minggu, 27 Februari 2022
YSEALI, Menikmati Keindahan Middlesex Fells Reservation, Massachusetts
Boston selain dikenal sebagai kota Pendidikan karena adanya Harvard dan MIT, dan dikenal dengan kota penuh bangunan bersejarah, penuh dengan artis kreatif, Boston juga terkenal dengan pemandangan yang indah. Ketika saya pertama sekali mendapat info kalau penempatan saya di Boston, saya senang bukan main. Begitu juga dengan orang-orang lain yang mendengar kalau saya bakal tinggal di Boston, semua bahagia, dan akhirnya semua hidup bahagia. (Ini cerita apa)
![]() |
| Rute hiking Middlesex Fells |
| Valdya, Kuni, Nanda dan Waskito memastikan rute hiking dengan teliti, saya mah ngikut aja ^ 3 ^ |
| Bear Hill Tower |
| Skyline Trail, rute hiking di puncak bukit |
| Perhentian pertama di North Reservoir |
Perhentian terakhir di Pine Hill, dari sini kita bisa melihat skyline Kota Boston dan perumahan di sekitar, dan kalau lagi musim gugur akan melihat pohon yang berwarna-warni.
Kamis, 24 Februari 2022
YSEALI, Menemukan Islam di Boston
Alhamdulillah, bersyukur di kantor Artists for Humanity toleransi beragama dan beribadah sangat baik. Saya diizinkan untuk melakukan salat lima waktu dan juga mendapatkan izin untuk melakukan salat Jumat di masjid.
Setelah melewati beberapa stasiun subway dari kantor saya, akhirnya saya sampai di Masjid Islamic Society of Boston Cultural Center (ISBCC) yang terletak di Roxburry, Massachusetts. Baru sampai saja terlihat banyak wanita bercadar yang berlalu lalang di sekitar stasiun, sepertinya kawasan ini banyak didiami atau dikunjungi umat Islam di Boston dan sekitarnya.
Masjid Islamic Society of Boston Cultural Center (ISBCC)
Masjid ISBCC
tidak hanya menjadi pusat ibadah tetapi juga segala jenis kegiatan yang
berkaitan dengan Islam dan pandangan hidup umat Islam. Ada beberapa tempat yang
ditampung dan juga aktivitas yang bisa ditemui disini, seperti sekolah, kafe,
toko souvenir dan menyediakan tempat untuk aktivitas lain seperti, akikah juga
lainnya.
Sesampainya di Masjid ISBCC, saya melihat pemandangan yang luar biasa, mulai dari bangunan yang kontras dengan bangunan di sekitarnya. Selain lantunan ayat suci dan azan yang dikumandangkan dengan merdu oleh bilal-nya, menjadi daya tarik tersendiri, menciptakan suasana kerinduan di Aceh maupun Indonesia. Ya kalau di Indonesia rasanya sangat mudah mencari masjid, disini butuh perjuangan lebih untuk mencapainya.
Setelah saya selesai berwudhu dan masuk ke kamar, saya melihat begitu banyak jamaah yang hadir pada saat itu, semuanya berbeda dari India, Cina, Amerika, Arab dan bahkan dari Afrika. Dan saya lihat juga banyak jemaah wanita yang mengikuti salat Jumat, tidak hanya di lantai satu tapi juga di lantai dua.
Bersama Bpk. Shakh Yasir Fahmy
Usai salat saya
bertemu dengan Pak Syakh Yasir Fahmy yang menjadi khatib dan imam pada hari
Jumat itu. Orangnya ramah dan bacaan Al-Qur'annya yang merdu bikin tenang. Dia
mengatakan selalu ada orang yang datang untuk bertanya atau berdiskusi. Masjid
ini juga dapat menampung hingga 1400 orang dan selalu terbuka bagi siapa saja
yang datang untuk mengenal Islam dan belajar tentang Islam.
Ada juga paket wisata yang dapat diikuti baik secara pribadi maupun berkelompok, setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 18.00 waktu setempat, namun untuk mengikuti paket tersebut peserta diharuskan membuat janji terlebih dahulu. Saat itu saya melihat sekelompok yang duduk membuat lingkaran untuk berkeliling dan bertanya dengan ISBCC.
Selain itu banyak program yang dibuat khusus untuk siapa saja, untuk ibu, untuk mualaf dan untuk pemuda dan anak-anak, semuanya dibuat untuk menghidupkan masjid, menjaga silaturahmi dengan jamaahnya dan untuk meningkatkan keimanan.
Menarik ya? Semoga ini bisa menjadi contoh yang baik bagi kita, khususnya bagi masjid-masjid di Aceh.
Jumat, 18 Februari 2022
YSEALI, Tenangnya Homestay di Cambridge, New England
Salah satu yang menarik dari Program YSEALI adalah kita akan tinggal di keluarga asli yang ada di Amerika Serikat, jadi kita akan mengalami langsung pengalaman menjadi orang Amerika, hehe. Ketika saya bercerita kalau saya ditempatkan di Boston, banyak sekali tanggapan positif dari orang-orang yang saya ajak bicara, mulai dari orang-orang Kedutaan Besar Amerika, Kedutaan Besar Indonesia di Amerika, bahkan sampai orang-orang di jalan, iya, agak sedikit mengherankan memang kenapa saya ajak ngobrol orang di jalan, hehe.
| Rumah yang saya tinggali selama sebulan di Program YSEALI, cantik ya |
| Suasana perumahan di Cambridge |
Perumahan yang ada di Cambridge sendiri termasuk perumahan yang elit, tertata rapi dan sangat mudah sekali dijangkau dengan transportasi. Saya tinggal dengan keluarga Jennifer Nahas, seorang Ibu dengan dua orang anak, Shopia dan Lucas yang sudah kuliah, ditambah lagi seorang anak kosan, Lena, yang kuliah di Kedokteran Harvard. Untuk Lena ada cerita tersendiri, ya selain dia pintar karena kuliah di Kedokteran Harvard, ada banyak rahasia yang menyeliputi si Putri keturunan Raja dari Syria ini, nah loh kebongkar sedikit, hehe, sabar ya!
| Bingkisan dari Globalimmersions.inc |
| Bersama Ibu angkat saya |
Selain orang ada lagi penghuni rumah, kucing lucu bernama Bubbles, tapi sering muncul kalau sedang lapar saja, persis, ya persis saya, haha.
Jumat, 27 Oktober 2017
Introduce Aceh to America
![]() |
| With The Teens at 3D Studio AFH |
![]() |
| Susan see the Piyohtoys |


