Tampilkan postingan dengan label harvard. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label harvard. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Februari 2022

YSEALI, Mengunjungi MIT, Pusatnya Para Peneliti Terbaik di Dunia

Massachusetts yang berpopulasi sekitar 560.000 jiwa dan terletak pada ketinggian 6 meter di atas permukaan laut, terkenal sebagai daerah Pendidikan. Ada paling tidak 32 perguruan tinggi di wilayah dalam Kota Boston dan sekitar 65 perguruan tinggi jika dihitung hingga batas pinggiran luar kotanya. Karena itu setiap tahun, biasanya di bulan September, populasinya membengkak dengan sekitar 130.000 mahasiswa yang datang dari penjuru dunia, termasuk saya, hehe ngarep.

Dari sensus tahun 1990 tercatat bahwa separuh dari penduduk Boston, yang disebut Bostonian, adalah mahasiswa. Fakta selanjutnya menunjukkan bahwa Boston mempunyai angkatan kerja yang berpendidikan terbaik di seluruh Amerika, hebat ya.

Massachusetts Institute of Technology
Salah satu universitas terbaik yang akan saya ceritakan saat ini adalah MIT, bagi yang suka baca Komik Q.E.D karya Motohirou Katou pasti tidak asing lagi dengan kampus ini. Kampus-nya So Toma, Massachusetts Institute of Technology atau MIT adalah institusi riset swasta dan universitas yang terletak di kota Cambridge, Massachusetts, tepatnya di seberang Sungai Charles dari distrik Back Bay, kurang lebih tiga kilometer dari Universitas Harvard. Kita bisa menggunakan subway atau pun bus dari Harvard atau pun sebaliknya.
Sekolah ini didirikan tahun 1861 oleh William Barton Rogers. dan baru pada tahun 1916 pindah ke kompleks yang sekarang ini. Bidang-bidang studi yang dipelajari di MIT di antaranya Architechtur and Planning, Engineering, Humanities, Social Science, Health Science and Technology juga Management.   Dalam kurun waktu 60 tahun belakangan ini, MIT telah mengembangkan cabang lain seperti manajemen, ekonomi, ilmu politik, dan biologi.

MIT hingga kini menjadi andalan Amerika di bidang riset dan pengembangan khususnya yang berkaitan dengan industri elektronika dan komunikasi. Pada tahun 1929, komputer yang pertama kali dikembangkan di MIT, yang kemudian memantapkan posisinya sebagai yang terdepan di bidang teknologi tinggi (hi-tech). Ditunjang oleh semakin banyaknya perusahaan yang bergerak di bidang hi-tech di wilayah ini, maka tidak heran kalau MIT bangga dengan mengidentikkan dirinya sebagai A Campus Built For Innovation.
A Campus Built For Innovation
Departemen dan sekolah yang paling terkenal adalah Lincoln Laboratory, Computer Science and Artificial Intelligence Laboratory, Media Lab, Whitehead Institute dan Sloan School of Management. 59 dari anggota dari komunitas MIT telah memenangkan Penghargaan Nobel.

Kampus MIT Terbagi menjadi 2 bagian oleh Massachusetts Avenue, dengan asrama mahasiswa dan fasilitas untuk mahasiswa terdapat di sebelah barat dan sekolahnya di sebelah timur. Juga terdapat jaringan kereta api dekat Kendall Square yang terletak di sebelah timur laut kampus ini. Di sekeliling bangunan kampusnya terdapat banyak sekali perusahaan teknologi.
MIT Dome, makes everyone can fly ^ 3 ^
Berbeda dengan Harvard, mahasiswa di sini terlalu serius, hehe. Tapi wajar dengan prestasi dan hasil yang mereka dapatkan. Yang menarik dari kampus ini, ada banyak scuplture unik dan futuristik. Selain itu, jadi tempat favorite saya dan teman-teman Bostonian YSEALI Profellows lainnya untuk nongkrong menikmati pemandangan Kota Boston dari seberang.

YSEALI, Melihat Bunker Hill Monument, Boston

Perjalanan saya ke sini termasuk perjalanan dadakan yang tidak direncanakan, dikarenakan ketika saya dalam perjalan ke kantor, tetapi saya mendapat informasi dari supervisor bahwa kantor lagi dalam masa renovasi, jadi saya boleh datang agak siang, alhasil saya memutar otak untuk mengisi waktu luang saya, dan akhirnya saya memutuskan untuk memutar jalur dari Red Line menuju Orange Line.

Ada satu tempat yang selama ini membuat penasaran karena bentuknya mirip dengan monumen yang ada di Washington DC, selama perjalanan ke kantor, ketika melewati Sungai Charles, saya melihat monumen ini dekat dengan Jembatan Leonard P. Zakim.

Untuk menuju ke sini saya merubah line saya dari Red Line menuju Orange Line dan berhenti di stasiun Bunker Hill Community College, dari situ kita perlu berjalan sekitar 15 menit berjalan kaki menuju monument. Cukup jauh, tapi ada banyak tempat menarik yang kita bias lihat selama perjalanan, seperti Charlestown Vietnam Veterans Memorial, dan Boston Park Recreation. 
Ada kurang lebih 294 anak tangga untuk menuju puncak
Boston Park Recreation
Monumen Bunker Hill adalah monumen yang berbentuk obelisk yang berada di Charles Town, Boston, Massachusetts, salah satu tempat yang menjadi saksi sejarah Revolusi Amerika. Monumen ini menjadi tujuan akhir dalam perjalan Freedom Trail Boston.

Bangunan yang dirancang oleh Solomon Willard memiliki tinggi 67 m, lebih rendah 102 meter dari Washinton Monument. Dibuka sejak Tahun 1843 mulai 9.30 hingga 17.00 dan tidak dipungut biaya sama sekali.
Museum Bunker Hill
Isi dalam Bunker Hill Monument, terdiri peta, lukisan, patung dan barang-barang peninggalan perang
Ada kurang lebih 294 anak tangga untuk menuju puncak
Monument Bunker Hill
Setelah selesai melihat isi monument, saya memutuskan untuk naik ke dalam monument Bunker Hill yang katanya kita melihat keindahan Kota Boston dari atas, tapi ternyata harapan dan kenyataan tidak sejalan, bukan… bukan pemandangannya yang jelek, Jujur saja ketika saya menaiki yang berjumlah 294 anak tangga bikin kaki saya gemeteran, akhirnya ketika sampai di anak tangga ke- 110 saya memutuskan untuk berhenti, karena kaki sudah gemeteran, napas udah ngos-ngosan, kepala udah pusing, ngga papa ngga bisa lihat pemandangan indah di atas, yang penting saya selamat, hehe, saya memutuskan untuk turun, hehe, ngga kuat abang dek.

Tapi buat kalian yang kuat, jangan lewatkan kesempatan sampai puncak ya.

Akhirnya saya memutuskan untuk berfoto di depan monument Bersama Patung Kolonel William Prescott yang terkenal dengan “don't fire til you see the whites of their eyes."

Monumen & Museum Bunker Hill, Boston National Historical Park Monument Square
Charlestown, MA
www.nps.gov/bost

Museum:
September - Juni, setiap hari 9:00 pagi - 5:00 sore
Juli - Agustus, setiap hari 9:00 pagi - 6:00 sore
Monumen:
September-Juni, setiap hari 9:00 pagi - 4:30 sore
Juli - Agustus, 09.00 - 17.30
Tutup: Thanksgiving, Natal, Tahun Baru 

Sabtu, 19 Februari 2022

YSEALI, Menyusuri The Freedom Trail Boston

Saat saya bertanya kepada teman saya yang lama tinggal dan kuliah di Boston, tempat mana saja yang harus saya kunjungi ketika di Boston, dia menjawab, “ada banyak tempat yang bisa dikunjungi daaan….. harus mencoba Freedom Trail!”

Freedom Trail? Apa itu?

Rasa penasaran saya terjawab ketika saya sampai di Boston.

Boston The Freedom Trail Sign
Boston memang kota bersejarah di Massachusetts, ada banyak sekali bangunan bersejarah di sana. Tidak hanya bangunan bersejarah saja, tetapi peristiwa bersejarah di sana dikemas dalam paket yang menarik, jadi kita bisa merasakan cerita-cerita masa lalu Boston hadir lagi di kota.

Kita akan menyusuri Freedom Trail di Boston yang ditandai dengan jalur Bata Merah, kita bisa menyusuri 16 tempat bersejarah di Boston yang terkait dengan Revolusi Amerika.

Kita bisa berjalan kaki selama kurang lebih 4 jam tour atau menggunakan bus atau mobil bebek. Untuk mulainya bisa dari mana saja, asalkan kita mengikuti jalurnya, tetapi lebih disarankan mulai dari Boston Common Visitor Center dan berakhir di Bunker Hill Monumen di Charles Town.

Urutan tampat yang bisa dikunjungi kalau menyusuri Freedom Trailnya adalah : Visitor Center – State House – Granary Burying Ground – King’s Chapel – Old Corner Bookstore – Old South Meeting House – Boston Old State House (dekat stasiun State Street) – Boston Massacre Site –Faneuil Hall – Paul Revere House – Old North Church – Copp’s Hill Burying Ground – Bunker Hill Monument.
Boston The Freedom Trail Rute

Saya dan teman-teman Profellows YSEALI lainnya, Seng Thong (Laos), Archie (Philipine) dan Sreneang (Cambodia) menyusuri mulai dari Faneuil Hall dengan rute yang random sampai kami capek, hehe.
Bus yang bisa dipakai untuk tour

Boston Duck Tours yang bisa berjalan di atas air
1. Boston Common
Perjalanan bisa kita mulai dari Boston Common, taman tertua yang ada di Amerika Serikat, pada awalnya digunakan sebagai ladang peternakan domba yang kemudian dipakai sebagai tempat pelatihan militer.

2. Massachusetts State House
Dibangun pada Tahun 1798, digunakan sebagai pusat pemerintahan Massachusetts. Boleh dikunjungi setiap jam 9 pagi hingga 5 sore.

3. Boston Massacre Site

























4. Boston Old State House
5. Copp’s Hill Burying Ground 
Copp's Hill Burying Ground
6. Old South Meeting House
7. Faneuil Hall 
8. Bunker Hill Monument.
Bunker Hill Monument
Menariknya selama perjalanan Freedom Trail, kita akan bertemu dengan orang-orang yang memakai pakaian tempo dulu, dan biasanya mereka akan menjelaskan tentang Freedom Trail dan mau berfoto dengan kita, menarik ya.
Faneuil Hall

YSEALI, Tempat-tempat yang Wajib Kamu Kunjungi di Universitas Harvard

Mengunjungi Universitas Harvard menjadi salah satu agenda yang tidak boleh dilewatkan kalau kita datang ke Massachussetts apalagi kalau tinggaldi Cambridge dan sekitarnya. Terkenal sebagai salah satu kampus terbaik di Amerika Serikat bahkan di dunia. Siapa yang tidak mengenal Universitas Harvard, perguruan tinggi ini telah mencetak sarjana yang berkelas.

Terminal Bus Harvard
Harvard hampir selalu bertengger di puncak peringkat universitas ternama di dunia dan termasuk kampus yang tertua di Amerika. Lokasinya sendiri sebenarnya berada di Cambridge, tetapi karena berdekatan dengan pusat Kota Boston, jadi lebih sering diketahui sebagai salah satu kampus di Boston.

Kampus ini dirintis pada tahun 1636 oleh sembilan mahasiswa dan seorang dosen bernama Jhon Harvard of Charleston. Seorang pastor yang menyumbangkan perpustakaan dan tanahnya. Awalnya bernama College at Newtowne, namun pada tahun 1638 diganti menjadi Harvard College dan pada 1780 diubah menjadi Harvard University.
Patung John Harvard

Sekarang sudah kurang lebih 21.225 pekerja dan luas wilayahnya mencapai 85 ha, semuanya banyak didapat dari sumbangan dari mahasiswa yang dulunya pernah belajar atau hibah dari keluarganya. Hal ini menunjukan betapa mereka mendukung penuh perkembangan pendidikan di sini.

Kampus ini pun didukung dengan peralatan praktek perkuliahan yang canggih dan modern, mahasiswanya pun diberikan kebebasan untuk melakukan penelitian. Harvard juga menerima mahasiswa berasal dari keluarga tidak mampu dan menggratiskan biaya kuliah. Harvard terkenal dengan warna merah bata atau Crimson dengan mottonya Veritas, berasal dari Bahasa Latin yang berarti kebenaran. Karena penuh dengan bangunan tua dan sejarah yang menarik, selalu ada penawaran paket wisata untuk berkeliling kampus, kita cukup membayar $12 untuk mengikuti paketnya. Jadwalnya sendiri setiap setengah jam, mulai dari pukul 10:00 hingga 16:30 waktu setempat.

Tour Harvard dimulai dari sini
Universitas Harvard memilki sembilan fakultas ternama, yaitu Harvard Faculty of Arts and Sciences, Harvard Medical School, Harvard Divinity School, Harvard Law School, Harvard Bussiness School, Harvard Graduate School of Design, Harvard Graduate School of Education, Harvard School of Public Health dan Kennedy School of Government. Dan semua fakultas ini didirikan sejak abad ke-19.

Saya tinggal di Cambridge, jaraknya hanya 15-20 menit berjalan kaki menuju Harvard University dan hampir setiap hari melewatinya, karena termasuk dalam rute perjalanan ke kantor. Tapi kali ini saya dapat kesempatan berharga berkeliling Harvard ditemani oleh mahasiswa Harvard yang berasal dari Indonesia. Menariknya karena saya bisa masuk ke beberapa tempat yang hanya khusus bisa dimasuki oleh mahasiswa dan saya mendapat tour lengkap dengan gratis, hehe.

Ada beberapa tempat menarik yang saya kunjungi di Universitas Harvard melalui paket tour di Harvard yaitu:

1. Patung John Harvard
Patung John Harvard menjadi lokasi favorit untuk foto, dan ada mitos yang beredar jika bisa foto dan memegang ujung sepatunya yang berwarna emas itu, maka anak kita akan bisa kuliah di sana.

2. Gerbang Johnston
Harvard memiliki 26 gerbang besar dan kecil yang mengelilinginya. Gerbang Johnston ini berada di tengah, menurut mitos hanya boleh dilewati dua kali, jika lebih dari itu maka akan membuat mahasiswa di DO. Namanya sendiri diambil dari nama seorang mahasiswa Samuel Johnston yang menyumbangkan 10.000 dolar untuk pembangunan gerbang tersebut.

3. Perpustakaan Harry Elkin Widener
Perpustakaan Widener, perpustakaan ini termasuk nomor dua terbesar di dunia setelah perpustakaan Kongres AS. Nama perpustakaan ini diambil dari nama mahasiswa yang lulus dari Harvard dan menyumbang dananya untuk pembangunan perpustakaan. Dananya diberikan oleh keluarganya karena Harry sendiri meninggal sebagai salah satu korban Kapal Titanic pada tahun 1912.

Perpustakaan Harry Elkin Widener
Perpustakaan ini terdiri dari lima lantai di atas tanah dan empat lantai di bawah tanah. Memiliki koleksi buku cetak mencapai 15 juta judul, buku digital mencapai 18 juta judul dan jumlah foto ada 8 juta buah. Super lengkap! Menariknya mahasiswa bisa mengajukan judul atau jenis buku yang ingin dibaca tetapi tidak ada di perpustakaan dan akan dicari.

4. Harvard Art Museum
Museum yang berisi karya-karya seni yang dibuat oleh manusia dari jaman dahulu dari 4.000 tahun sebelum masehi hingga modern dari beberapa negara. Mulai dari Asia, Timur Tengah, Romawi, Yunani dan masih banyak lagi, sehingga kita tahu perkembangan karya seni di dunia.
Harvard Law School
5. Harvard Law School
Salah satu fakultas yang diincar banyak orang hebat dan menghasilkan banyak orang-orang hebat di dunia, salah satunya Presiden Obama. Wajar jika fakultas ini dijadikan salah satu fakultas terbaik. Dan ketika saya mengunjungi perpustakaanya di akhir pekan masih banyak mahasiswa yang belajar dengan serius di sana.


6. The Coop
Nah yang ini wajib buat yang ingin punya merchandise Harvard, ada banyak koleksi lengkap dengan desain Harvard, mulai dengan kaos, hoodie, sweater yang berwarna merah bata khas Harvard atau hanya sekedar huruf H besar di semua produknya, dan saya suka, karena H for Hijrah, hahaha. Sebenarnya ada banyak lagi outlet yang menjual merchandise Harvard di sekitaran kampus, tapi di The Coop koleksinya lengkap dan kualitas terjamin.
Menarik ya, paket tour berkeliling kampus Harvard University termasuk banyak peminatnya, termasuk peringkat pertama sebagai atraksi wisata versi Tripadvisor. Untuk sebagian mahasiswa Harvard yang membuka tour keliling Harvard, yaitu membuka kesempatan untuk mahasiswa yang tertarik dengan sejarah.

Mereka juga bisa mendapatkan tambahan uang untuk kebutuhan kuliah, melatih mereka untuk bercerita, dan meningkatkan kecintaan terhadap kampusnya, saya melihat beberapa mahasiswa yang menjadi pemandu terlihat sangat antusias bercerita tentang kampusnya ini.